hijab pashmina terbaru mei 2018 natasha farani

Artikel mengenai hijab pashmina terbaru mei 2018 natasha farani terdiri dari beberapa tips, mengenai jilbab. Semua link di laman ini merupakan link afiliasi. Ini berarti jika Anda mengklik link dan membeli barang tersebut, pemilik website ini akan mendapatkan komisi afiliasi.

[pgp_title]

Cari Busana Muslimah ya di Hijabenka

Jual Jilbab Instan dengan bermacam jenis yang praktis untuk berbusana muslim. Dapatkan Hijab Instan dengan harga terbaik di Hijabenka.
Hijabenka.com merupakan website belanja fesyen muslimah terkemuka di Indonesia.
Hijabenka jual lebih dari 200 merek lokal dan desainer jilbab instan ternama guna setiap gaya personal hijabers yang beragam.

Kami menyediakan produk fesyen bermutu dengan harga sesuai dengan kantong yang bermacam jenis dari pakaian muslimah, gamis/abaya, jilbab, basic, aksesori, sepatu, dan tas.
Janji kami adalah menghadirkan cara belanja melalui online yang menyenangkan, tidak susah, dan dapat dipercaya melalui produk baru dan penawaran menarik setiap harinya.
website Hijabenka.com juga menawarkan bermacam keuntungan seperti kemudahan pengembalian pesanan hingga 30 hari setelah barang diterima, biaya pengiriman gratis, pelayanan bayar di tempat, dan same day delivery.
Untuk melihat lihat produk atau koleksi pakaian muslimah bisa lihat disini

DISKON 31% HANYA BULAN INI,KLIK GAMBAR DIBAWAH INI!

5 Jenis Jilbab yang Harus dimiliki Para Hijaber

Hijab Segi Empat

Model hijab ini adalah jenis hijab paling umum dan pasti sudah kamu punyai. Jenis hijab ini lebih beragam dari jenis motif dan kain, sehingga memudahkan kamu untuk padu padan. Dibandingkan hijab jenis bergo, jilbab segi empat adalah hijab yang paling disukai para remaja.

Hijab Pashmina

Hijab pashmina merupakan jilbab dengan model persegi panjang. Jilbab ini pas untuk kamu yang senang berkreasi. Karena lumayan panjang, kamu bisa melilitkannya beberapa kali. Hijab pashmina juga biasanya dibuat dari material yang ringan seperti chiffon dan voile. Jadi, walaupun dililitkan berulang-kali, kulit kepalamu tidak akan terasa gerah!

Hijab Scarf Panjang

Sedikit berbeda dengan pashmina yang cukup lebar, jilbab scarf panjang tidak begitu lebar. Sehingga, kamu harus lebih kreatif saat menggunakannya. Umumnya, jilbab scarf panjang di Mix and Match dengan ciput dan atasan turtleneck supaya selalu tertutup.

Hijab Spandex

Bahan spandex sesuai sekali buat kamu yang mempunyai banyak kegiatan di luar rumah, sebab kain spandex diketahui mampu menyerap keringat dengan baik. Teksturnya yang licin dan seperti dengan bahan sutra menjadikannya nyaman untuk dipakai. Selain itu, materialnya cukup elastis sehingga mudah untuk dibentuk sesuai keinginanmu.

Hijab Ceruti

Kondangan ke acara resmi? This hijab is a must! Dengan bahan yang sedikit mengilap dan kain yang begitu halus dan lembut, hijab ini terlihat mencolok dan mewah.

terus baca artikel hijab pashmina terbaru mei 2018 natasha farani ini, untuk info lebih lanjut.

6 Jenis Bahan Yang Enak Untuk Jilbab

BAHAN SIFON

Kain sifon dapat memberi kesan elegan bagi pemakainya. Sehingga sangat pantas untuk dipakai saat menghadiri acara semi formal dan resmi.
Jika dipakai, sifon begitu nyaman dikenakan karena ringan dan tidak tebal sehingga tidak membuat gerah bagi yang menggunakan. Tapi ada juga sebagian yang tidak menyukainya karena kain ini licin dan kurang menyerap keringat.

BAHAN CERUTI

Kain ceruti banyak disenangi oleh perempuan muslimah saat ini. Ceruti adalah Jenis kain yang mempunyai tekstur yang lentur, sebab dalam bahan dasarnya kain ini mengandung bahan sutra yang lembut, oleh sebab itu bahan jenis ini memberikan kesan mewah dan elegan, tekstur seperti kulit jeruk dan tipis. masanya agak berat, jika dipakai kain terasa jatuh, sehingga tidak enteng atau melayang.

BAHAN KAOS

Bahan kaos sangat nyaman dan dingin saat dipakai. Banyak muslimah yang senang bahan kaos karena dapat menyerap keringat dan tidak panas ketika digunakan. Kain yang elastis juga memudahkan serta membuat banyak para muslimah yang menggemari bahan ini.
Bahan kaos sangat mudah dibentuk dan tidak luntur saat di cuci. Namun, kain kaos juga bisa melar jika terlalu sering dicuci.

BAHAN KATUN

Kain dari katun memiliki jenis bahan yang dapat menyerap keringat, selain itu juga kain ini adem saat dipakai. Perawatan jilbab dengan kain kantun sangatlah mudah. Kain katun juga tidak mudah kusut, tidak mudah luntur dan tidak berbulu. Sehingga, bahan katun dapat dikatakan salah satu jenis kain jilbab yang cukup baik.

BAHAN SPANDEX

Bahan spandex dapat menyerap keringat dengan cukup baik. Sehingga, nyaman digunakan saat cuaca terik. Teksturnya yang cukup elastis sangat mudah diatur untuk dikombinasikan dengan bermacam jenis hijab. Namun, bahan spandex mudah melar jika tak dicuci dengan baik.

BAHAN JERSEY

Kain jersey merupakan kain cotton strech, halus. Bahan jersey memiliki ciri khas bertesktur bahan yang tebal, serat halus dan tidak transparant, Jatuh bila digunakan dan nyaman atau adem bila digunakan untuk aktifitas setiap hari.

Cara Mudah Dan Efisien Untuk Merawat Jilbab

Dari jenis bahan-bahan tadi, akan ditentukan bagaimana cara kamu merawatnya nanti. Lalu, gimana sih cara merawat hijab yang benar itu?

 

1. Seleksi dan pisahkan dulu jilbab sesuai bahan, warna, dan motif yang kamu suka

Kain yang berbeda membutuhkan perlakuan yang tidak sama. Dan sebaiknya kamu memisahkan setiap kain saat mencucinya terutama bahan kaos. Warna-warna yang luntur juga harus dipisahkan agar tidak merusak jilbab yang lain. Sementara saat menyimpan, kamu pisahkan saja berdasarkan hijab mana yang sering jadi favoritmu agar mudah saat akan mengambilnya.

2. Jangan asal menggunakan sabun cuci, beberapa bahan hijab tidak boleh kena detergen

Semua bahan kecuali kaos , Jangan terkena detergen dan sebagai penggantinya gunakan air sabun biasa. Khusus untuk hijab yang berpayet sebaiknya harus dicuci menggunakan sampo, yang telah dilarutkan dalam air. Bahan sutra juga tidak boleh menggunakan detergen, pakai larutan air sampo aja.

3. Merendam hijab jangan terlalu lama, cukup sekadarnya saja.

Jangan merendam jilbab terlalu lama, kamu harus langsung mencuci dan menjemurnya. Dapat juga direndam pakai air hangat jika bahannya tebal, kalau yang tipis sebaiknya pakai air dingin saja untuk merendamnya.

4. Daripada mengandalkan mesin cuci lebih baik kucek pakai tangan sendiri

Jangan menggunakan mesin cuci untuk mencuci hijabmu karena ternyata bisa mengubah warna, khususnya yang berbahan sifon. Akan lebih baik kalau dikucek pakai tangan sendiri dan pelan-pelan saja menguceknya. Untuk bagian pet (yang empuk-empuk itu) jilbab instan dan ciput jangan dikucek, cukup dicelupkan saja.

5. Menjemur jilbab nggak boleh di bawah terik matahari.

Tidak menjemur di bawah sinar matahari langsung. Jemurlah di tempat yang rindang atau cuma diangin-anginkan saja. Buat jilbab yang berpayet jangan diperas bagian payetnya saat menjemur. Jangan menjemur jilbab saat terlipat karena dapat menyebabkan bekas sabun atau lipatan.

6. Suhu setrika pun jangan kepanasan, harus disesuaikan dengan jenis dan tekstur bahan

Gunakan lah setrika dengan suhu rendah atau gunakan kain atau kertas perantara di atas kain jilbab. Khusus untuk bahan berpayet dan kaos set suhu sedang, jangan terlalu panas karena bahan kaos mudah melar dan tertarik. Hati-hati juga kalau ada payet, bordir dan hiasan lainnya, sebaiknya tidak kena setrika, untuk kain yang tidak mudah kusut, Sebaiknya nggak disetrika.

7. Pemilihan jarum pentul serta cara memakainya harus benar-benar tepat

Pakailah jarum pentul atau peniti yang sangat tajam dan tusuk ke daerah yang tepat, sehingga tidak perlu menusukknya berulang-ulang. Pastikan juga jarum tidak berkarat karena bisa merusak jilbab.

8. Menyimpan hijab menggunakan hanger atau gantungan, menyimpan dengan melipat dapat membuat rusak dan kusut

Cara menyimpan jilbab yang bagus yaitu dengan menggantungnya agar tidak lekas kusut. Kamu bisa menggunakan hanger komplement, gantungan handuk, hanger ikat pinggang, harm pant hanger, hingga rak sepatu gantung.

Video Tutorial/Cara Memakai Hijab

Referensi : Hijabenka

share artikel hijab pashmina terbaru mei 2018 natasha farani ini agar teman anda memperoleh manfaat dengan membacanya.

DISCLOSURE

Beberapa link di website ini adalah link afiliasi. Ini berarti jika Anda mengklik link dan membeli barang tersebut, pemilik situs ini akan menerima komisi afiliasi. Apapun, pemilik situs ini hanya merekomendasikan produk atau layanan yang akan memberi nilai tambah pada pembaca.

Situs web ini dapat menerima bentuk iklan tunai, sponsor, sisipan berbayar atau bentuk kompensasi lainnya.

Kompensasi yang diterima dapat mempengaruhi konten iklan, topik atau posting yang dibuat di situs ini. Konten itu, ruang iklan atau pos mungkin tidak selalu diidentifikasi sebagai konten berbayar atau sponsor.

Pemilik situs web ini dapat diberi kompensasi untuk memberikan opini tentang produk, layanan, situs web dan berbagai topik lainnya. Meskipun pemilik situs web ini menerima kompensasi atas posting atau iklan kami, kami selalu memberikan pendapat, temuan, keyakinan, atau pengalaman jujur ‚Äč‚Äčkami mengenai topik atau produk tersebut. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan di situs ini murni penulisnya. Setiap klaim produk, statistik, kutipan atau representasi lain tentang suatu produk atau layanan harus diverifikasi dengan produsen, penyedia atau pihak yang bersangkutan.

Situs web ini tidak mengandung konten hijab pashmina terbaru mei 2018 natasha farani yang mungkin menimbulkan benturan kepentingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *