cara memakai hijab dengan menggunakan jilbab segi empat

Artikel mengenai cara memakai hijab dengan menggunakan jilbab segi empat terdiri dari beberapa artikel, mengenai jilbab. Beberapa link di laman ini adalah link afiliasi. Ini berarti jika Anda mengklik link dan membeli barang tersebut, pemilik situs ini akan menerima komisi afiliasi.

[pgp_title]

Cari Busana Muslimah ya di Hijabenka

grosir Jilbab Instan dengan aneka model yang tidak ribet guna berbusana muslim. segera Dapatkan Hijab Instan dengan harga sesuai dengan dana anda di Hijabenka.
Hijabenka.com merupakan website belanja online fashion muslimah terkemuka di Indonesia.
Hijabenka menjual lebih dari 200 merek lokal dan desainer jilbab instan ternama guna setiap gaya personal hijabers yang bermacam-macam.

Kami menjual beberapa jenis fesyen berkualitas dengan harga sesuai dengan kantong yang bervariasi dari pakaian muslimah, gamis/abaya, jilbab, basic, aksesori, sepatu, dan tas.
Komitmen kami adalah menghadirkan cara belanja melalui online yang menyenangkan, mudah, dan terpercaya melalui produk baru dengan penawaran menarik setiap harinya.
Situs Hijabenka.com juga menawarkan beragam keuntungan seperti kemudahan pengembalian pesanan sampai 30 hari setelah barang diterima, biaya ongkos kirim gratis, pelayanan bayar di tempat, dan hari yang sama dikirim.
Untuk melihat lihat produk atau koleksi pakaian muslimah bisa lihat disini

5 Jenis Jilbab yang Wajib dimiliki Para Hijaber

Hijab Segi Empat

Jenis jilbab ini merupakan jenis hijab paling banyak dan pasti sudah kamu miliki. Jenis hijab ini lebih beragam dari model motif dan kain, sehingga memudahkan kamu untuk padu padan. Dibandingkan hijab model bergo, hijab segi empat merupakan hijab yang paling disukai para remaja.

Hijab Pashmina

Jilbab pashmina adalah hijab dengan bentuk persegi panjang. Jilbab ini cocok buat kamu yang senang berkreasi. Karena lumayan panjang, kamu dapat melilitkannya beberapa kali. Hijab pashmina juga biasanya terbuat dari material yang ringan seperti chiffon dan voile. Jadi, walaupun dililitkan berulang-kali, kulit kepalamu tidak akan merasa gerah!

Hijab Scarf Panjang

Sedikit tidak sama dengan pashmina yang cukup lebar, hijab scarf panjang tidak begitu lebar. Jadi, kamu harus lebih kreatif saat memakainya. Biasanya, jilbab scarf panjang di Mix and Match dengan ciput dan atasan turtleneck agar selalu tertutup.

Hijab Spandex

Bahan spandex sesuai sekali buat kamu yang memiliki banyak kegiatan di luar rumah, sebab bahan spandex diketahui mampu menyerap keringat dengan baik. Teksturnya yang licin dan seperti dengan bahan sutra menjadikannya nyaman untuk dipakai. Selain itu, bahannya cukup elastis sehingga gampang untuk dibentuk sesuai keinginanmu.

Hijab Ceruti

Diundang ke acara resmi? This hijab is a must! Dengan tampilan yang sedikit mengilap dan bahan yang begitu halus dan lembut, hijab ini terlihat mencolok dan mewah.

terus baca artikel cara memakai hijab dengan menggunakan jilbab segi empat ini, untuk info lebih lanjut.

6 Macam Bahan Yang Enak Untuk Jilbab

BAHAN SIFON

Bahan sifon dapat memberi penampilan yang elegan bagi penggunanya. Sehingga sangat pantas untuk dikenakan ketika menghadiri acara semi formal dan formal.
Untuk penggunaannya, sifon sangat nyaman digunakan karena ringan dan tidak tebal sehingga tidak membuat gerah bagi yang menggunakan. Namun ada juga sebagian yang kurang menyukainya karena kain ini licin dan kurang menyerap keringat.

BAHAN CERUTI

Bahan ceruti banyak diminati oleh hijaber saat ini. Ceruti merupakan Jenis bahan yang mempunyai tekstur yang elastis, karena dalam bahan dasarnya kain ini terkandung bahan sutra yang lembut, sehingga kain model ini memberikan kesan mewah dan elegan, tekstur seperti kulit jeruk dan tipis. masanya agak berat, jika digunakan bahan terasa jatuh, sehingga tidak enteng atau melayang.

BAHAN KAOS

Kain kaos sangat nyaman dan dingin saat digunakan. Banyak pengguna yang senang bahan kaos karena dapat menyerap keringat dan tidak panas ketika digunakan. Kain yang lentur juga memudahkan serta membuat banyak para muslimah yang senang bahan ini.
Kain kaos sangat mudah dibentuk dan tidak luntur ketika Anda mencucinya. Namun, bahan kaos juga bisa melar jika terlalu sering dicuci.

BAHAN KATUN

Kain dari katun memiliki jenis kain yang dapat menyerap keringat, selain itu juga kain ini adem saat dikenakan. Penanganan jilbab dengan kain kantun sangatlah mudah. Bahan katun juga tidak mudah lecek, tidak gampang luntur dan tidak berbulu. Sehingga, bahan katun bisa dikatakan merupakan jenis bahan jilbab yang cukup baik.

BAHAN SPANDEX

Kain spandex mampu menyerap keringat dengan cukup baik. Sehingga, nyaman digunakan saat cuaca terik. Teksturnya yang sangat elastis sangat gampang diatur untuk dikreasikan dengan berbagai model hijab. Namun, bahan spandex mudah melar jika tak dicuci dengan baik.

BAHAN JERSEY

Bahan jersey merupakan kain cotton strech, halus. Bahan jersey memiliki ciri khusus bertesktur bahan yang tebal, serat halus dan tidak transparant, Jatuh bila dipakai dan nyaman atau adem bila dipakai untuk dipakai setiap hari.

Cara Mudah Dan Efisien Untuk Merawat Jilbab

Dari jenis kain tadi, akan menentukan bagaimana cara kamu merawatnya nanti. Lalu, gimana sih cara merawat hijab yang baik itu?

[ngg_images source="galleries" display_type="photocrati-nextgen_basic_slideshow" gallery_width="600" gallery_height="400" cycle_effect="fade" cycle_interval="5" show_thumbnail_link="0" thumbnail_link_text="[Show thumbnails]

 

1. Seleksi dan pisahkan terlebih dahulu hijabmu berdasarkan bahan, warna, dan gambar yang kamu suka

Bahan yang berlainan membutuhkan perlakuan yang berbeda. Dan seharusnya kamu memisahkan setiap kain saat mencucinya khususnya bahan kaos. Warna-warna yang biasanya luntur juga harus dipisahkan agar tidak merusak hijab yang lain. Sementara saat menyimpan, kamu pisahkan saja berdasarkan hijab mana yang paling jadi favoritmu agar mudah saat akan menggunakannya.

2. Jangan asal menggunakan sabun cuci, beberapa kain hijab tidak boleh kena detergen

Semua kain kecuali kaos , Jangan terkena detergen dan sebagai penggantinya gunakan air sabun biasa. Khusus untuk jilbab yang berpayet malah harus dicuci menggunakan sampo, yang telah dilarutkan dalam air. Bahan sutra juga nggak boleh pakai detergen, pakai larutan air sampo aja.

3. Merendam hijab tidak boleh terlalu lama, cukup sebentar saja.

sebaiknya tidak merendam jilbab terlalu lama, kamu harus langsung mencuci dan menjemurnya. Dapat juga direndam pakai air hangat kalau bahannya tebal, kalau yang tipis sebaiknya pakai air dingin saja untuk merendamnya.

4. Daripada menggunakan mesin cuci sebaiknya kucek dengan tangan sendiri

sebaiknya tidak gunakan mesin cuci untuk mencuci hijabmu karena ternyata dapat mengubah warna, terutama yang berbahan sifon. Sebaiknya kalau dikucek pakai tangan sendiri dan pelan-pelan saja menguceknya. Untuk bagian pet (yang empuk-empuk itu) hijab instan dan ciput jangan dikucek, cukup dicelupkan saja.

5. Menjemur hijab nggak boleh di bawah terik matahari.

Tidak menjemur terkena matahari langsung. Jemurlah di daerah yang rindang atau bahkan cukup diangin-anginkan saja. Untuk hijab yang berpayet jangan diperas bagian payetnya ketika menjemur. Jangan menjemur hijab dalam keadaan terlipat karena dapat menyebabkan bekas sabun atau lipatan.

6. Suhu setrika pun jangan kepanasan, harus disesuaikan dengan jenis dan tekstur bahan

Pakai lah setrika bersuhu rendah atau gunakan kain atau kertas perantara di atas kain hijab. Sedangkan untuk bahan berpayet dan kaos set suhu sedang, jangan sampai kepanasan karena bahan kaos gampang melar dan tertarik. Perhatikan juga kalau ada payet, bordir dan hiasan lainnya, sebaiknya tidak kena setrika, buat bahan yang tidak mudah kusut, Sebaiknya nggak disetrika.

7. Pemilihan jarum pentul serta cara menggunakannya harus benar-benar tepat

Pakailah jarum pentul atau peniti yang tajam dan tusukkan ke daerah yang tepat, sehingga tidak perlu menusukknya berulang-ulang. Pastikan juga peniti tidak berkarat karena bisa merusak jilbab.

8. Simpan hijab dengan hanger atau gantungan, menyimpan dengan melipat dapat membuat rusak dan kusut

Cara menyimpan jilbab terbaik yaitu dengan menggantungnya agar tidak mudah kusut. Kamu bisa memakai hanger komplement, gantungan handuk, hanger ikat pinggang, harm pant hanger, hingga rak sepatu gantung.

Video Tutorial/Cara Memakai Jilbab

Referensi : Hijabenka

share artikel cara memakai hijab dengan menggunakan jilbab segi empat ini agar teman anda memperoleh manfaat dengan membacanya.

DISCLOSURE

Beberapa link di website ini adalah link afiliasi. Ini berarti jika Anda mengklik link dan membeli barang tersebut, pemilik situs ini akan menerima komisi afiliasi. Apapun, pemilik situs ini hanya merekomendasikan produk atau layanan yang akan memberi nilai tambah pada pembaca.

Situs web ini dapat menerima bentuk iklan tunai, sponsor, sisipan berbayar atau bentuk kompensasi lainnya.

Kompensasi yang diterima dapat mempengaruhi konten iklan, topik atau posting yang dibuat di situs ini. Konten itu, ruang iklan atau pos mungkin tidak selalu diidentifikasi sebagai konten berbayar atau sponsor.

Pemilik situs web ini dapat diberi kompensasi untuk memberikan opini tentang produk, layanan, situs web dan berbagai topik lainnya. Meskipun pemilik situs web ini menerima kompensasi atas posting atau iklan kami, kami selalu memberikan pendapat, temuan, keyakinan, atau pengalaman jujur ‚Äč‚Äčkami mengenai topik atau produk tersebut. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan di situs ini murni penulisnya. Setiap klaim produk, statistik, kutipan atau representasi lain tentang suatu produk atau layanan harus diverifikasi dengan produsen, penyedia atau pihak yang bersangkutan.

Situs web ini tidak mengandung konten cara memakai hijab dengan menggunakan jilbab segi empat yang mungkin menimbulkan benturan kepentingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *