cara memakai jilbab pashmina ala natasha farani

Posting mengenai cara memakai jilbab pashmina ala natasha farani terdiri dari beberapa tips, tentang jilbab. Semua link di laman ini merupakan link afiliasi. Ini berarti jika Anda mengklik link dan membeli barang tersebut, pemilik website ini akan mendapatkan fee afiliasi.

[pgp_title]

Cari Busana Muslimah ya di Hijabenka

sedia Jilbab Instan dengan bermacam jenis yang praktis guna berbusana muslim. Dapatkan Hijab Instan dengan harga sesuai dengan dana anda di Hijabenka.
Hijabenka.com merupakan situs belanja fashion wanita muslim terkemuka di Indonesia.
Hijabenka menjual lebih dari 200 merek lokal dan desainer jilbab instan ternama untuk setiap gaya para hijabers yang beragam.

Hijabenka menyediakan beberapa jenis fesyen bermutu dengan harga terjangkau yang bermacam jenis dari pakaian muslimah, gamis/abaya, jilbab, basic, aksesori, sepatu, dan tas.
Komitmen kami adalah menghadirkan cara belanja melalui online yang menyenangkan, mudah, dan terpercaya melalui produk baru dan penawaran special setiap harinya.
Situs Hijabenka.com juga menawarkan bermacam keuntungan seperti kemudahan pengembalian produk hingga 30 hari setelah pesanan diterima, ongkos kirim gratis, fasilitas bayar di tempat, dan hari yang sama dikirim.
Untuk melihat lihat produk atau koleksi pakaian muslimah bisa lihat disini

5 macam Jilbab yang Harus dimiliki Pemakai Jilbab

Hijab Segi Empat

Jenis jilbab ini adalah jenis hijab paling banyak dan pasti sudah kamu punyai. Jenis hijab ini lebih beragam dari segi motif dan kain, sehingga memudahkan kamu untuk padu padan. Dibandingkan hijab jenis bergo, jilbab segi empat adalah hijab yang paling disukai oleh remaja.

Hijab Pashmina

Hijab pashmina merupakan jilbab dengan bentuk persegi panjang. Jilbab ini cocok buat kamu yang suka berkreasi. Karena lumayan panjang, kamu dapat melilitkannya beberapa kali. jilbab pashmina juga biasanya bahan dari material yang ringan seperti chiffon dan voile. Jadi, walaupun dililitkan berulang-kali, kulit kepalamu nggak akan merasa gerah!

Hijab Scarf Panjang

Sedikit berbeda dengan pashmina yang cukup lebar, hijab scarf panjang tidak begitu lebar. Sehingga, kamu harus lebih kreatif dalam memakainya. Umumnya, jilbab scarf panjang di Mix and Match dengan ciput serta atasan turtleneck supaya tetap tertutup.

Hijab Spandex

Hijab spandex cocok sekali buat kamu yang mempunyai banyak kegiatan di luar rumah, sebab bahan spandex diketahui dapat menyerap keringat dengan optimal. Teksturnya yang licin dan hampir mirip dengan bahan sutra menjadikannya nyaman untuk dipakai. Selain itu, bahannya cukup elastis sehingga gampang untuk dibentuk sesuai keinginanmu.

Hijab Ceruti

Kondangan ke acara resmi? This hijab is a must! Dengan tampilan yang sedikit mengilap dan bahan yang begitu halus dan lembut, hijab ini terlihat mencolok dan mewah.

terus baca artikel cara memakai jilbab pashmina ala natasha farani ini, untuk info lebih lanjut.

6 Pilihan Bahan Yang Nyaman Untuk Jilbab

BAHAN SIFON

Kain sifon dapat memberi gaya yang elegan bagi penggunanya. Sehingga sangat pantas untuk dipakai saat menghadiri acara semi formal dan formal.
Untuk penggunaannya, sifon sangat nyaman dipakai karena ringan dan tidak tebal sehingga tidak membuat panas bagi penggunanya. Tapi ada juga sebagian yang kurang suka karena bahan ini licin dan tidak menyerap keringat.

BAHAN CERUTI

Bahan ceruti banyak disenangi oleh perempuan muslimah saat ini. Ceruti adalah Jenis kain yang memiliki tekstur yang elastis, karena dalam bahan dasarnya kain ini mengandung bahan sutra yang lembut, oleh sebab itu bahan jenis ini memberikan kesan mewah dan elegan, tekstur mirip kulit jeruk dan tipis. masanya agak berat, jika digunakan bahan terasa jatuh, sehingga tidak enteng atau melayang.

BAHAN KAOS

Kain kaos sangat nyaman dan dingin saat dipakai. Banyak pengguna yang menyukai bahan kaos karena bisa menyerap keringat dan adem saat digunakan. Kain yang lentur juga memudahkan serta membuat banyak para muslimah yang senang bahan ini.
Kain kaos sangat mudah dibentuk dan tidak luntur ketika Anda mencucinya. Namun, bahan kaos dapat juga melar jika sering dicuci.

BAHAN KATUN

Kain dari katun mempunyai tekstur bahan yang bisa menyerap keringat, disamping itu juga kain ini dingin ketika digunakan. Penanganan jilbab dengan kain kantun sangatlah mudah. Kain katun juga tidak mudah lecek, tidak mudah luntur dan tidak berbulu. Sehingga, katun dapat dikatakan merupakan jenis kain jilbab yang cukup baik.

BAHAN SPANDEX

Bahan spandex dapat menyerap keringat dengan cukup baik. Sehingga, nyaman dipakai saat cuaca panas. Teksturnya yang cukup lentur sangat mudah diatur untuk dikreasikan dengan berbagai model jilbab. Namun, bahan spandex mudah melar jika tak dicuci dengan baik.

BAHAN JERSEY

Kain jersey merupakan kain cotton strech, halus. Bahan jersey memiliki ciri khas bertesktur bahan yang tebal, serat halus dan tidak transparant, Jatuh bila dikenakan dan nyaman atau dingin bila dikenakan untuk aktifitas setiap hari.

Cara Mudah Dan Efisien Untuk Merawat Jilbab

Berdasarkan jenis bahan-bahan tadi, akan ditentukan bagaimana tehnik kamu merawatnya nanti. kemudian, gimana sih cara merawat hijab yang baik itu?

[ngg_images source="galleries" display_type="photocrati-nextgen_basic_slideshow" gallery_width="600" gallery_height="400" cycle_effect="fade" cycle_interval="5" show_thumbnail_link="0" thumbnail_link_text="[Show thumbnails]

 

1. Pilash dan pisahkan terlebih dahulu jilbab sesuai bahan, warna, dan gambar yang kamu suka

Bahan yang berbeda membutuhkan cara yang tidak sama. Dan seharusnya kamu memisahkan setiap bahan saat mencucinya khususnya bahan kaos. Warna-warna yang biasanya luntur juga harus dipisahkan agar tidak merusak jilbab yang lain. Sementara saat menyimpan, kamu pisahkan saja berdasarkan jilbab mana yang sering jadi favoritmu agar lebih mudah saat akan memakainya.

2. Jangan sembarangan menggunakan sabun cuci, beberapa kain hijab tidak boleh terkena detergen

Semua bahan kecuali kaos , Jangan terkena detergen dan sebagai penggantinya pakai air sabun biasa. Khusus untuk hijab yang berpayet sebaiknya harus dicuci menggunakan sampo, yang telah dilarutkan dalam air. Bahan sutra juga nggak boleh pakai detergen, pakai larutan air sampo aja.

3. Merendam hijab jangan terlalu lama, cukup sekadarnya saja.

sebaiknya tidak merendam jilbab terlalu lama, kamu harus segera mencuci dan menjemurnya. Boleh juga merendam menggunakan air hangat jika bahannya tebal, untuk yang tipis sebaiknya menggunakan air dingin saja untuk merendamnya.

4. Daripada menggunakan mesin cuci lebih baik kucek menggunakan tangan sendiri

sebaiknya tidak menggunakan mesin cuci untuk mencuci hijabmu karena ternyata dapat merubah warna, terutama yang berbahan sifon. Sebaiknya kalau dikucek pakai tangan sendiri dan secara perlahan menguceknya. Untuk bagian pet (yang empuk-empuk itu) jilbab instan dan ciput jangan dikucek, cukup dicelupkan saja.

5. Menjemur hijab nggak boleh di bawah terik matahari.

Jangan menjemur di bawah sinar matahari langsung. Jemurlah di daerah yang rindang atau bisa diangin-anginkan saja. Untuk hijab yang berpayet tidak boleh diperas bagian payetnya saat menjemur. Jangan menjemur jilbab dalam keadaan terlipat karena dapat menyebabkan bekas sabun atau lipatan.

6. Suhu setrika pun jangan kepanasan, harus disesuaikan dengan jenis dan tekstur bahan

Pakai lah setrika bersuhu rendah atau gunakan kain atau kertas perantara di atas kain jilbab. Sedangkan untuk bahan berpayet dan kaos atur suhu sedang, jangan terlalu panas karena bahan kaos gampang melar dan tertarik. Hati-hati juga kalau ada payet, bordir dan hiasan lainnya, sebaiknya jangan kena setrika, buat kain yang tidak mudah kusut, Sebaiknya nggak disetrika.

7. Penggunaan jarum pentul serta cara menggunakannya harus benar-benar tepat

Gunakan jarum pentul atau peniti yang tajam dan tusukkan ke daerah yang tepat, sehingga tidak perlu menusukknya berulang-ulang. Pastikan juga peniti tidak berkarat karena bisa merusak hijab.

8. Menyimpan jilbab dengan hanger atau gantungan, menyimpan dengan melipat bisa membuat rusak dan kusut

Cara menyimpan hijab yang bagus adalah dengan menggantungnya agar tidak gampang kusut. Kamu bisa memakai hanger komplement, gantungan handuk, hanger ikat pinggang, harm pant hanger, hingga rak sepatu gantung.

Video Tutorial/Cara Memakai Hijab

Referensi : Hijabenka

share artikel cara memakai jilbab pashmina ala natasha farani ini agar teman anda memperoleh manfaat dengan membacanya.

DISCLOSURE

Beberapa link di website ini adalah link afiliasi. Ini berarti jika Anda mengklik link dan membeli barang tersebut, pemilik situs ini akan menerima komisi afiliasi. Apapun, pemilik situs ini hanya merekomendasikan produk atau layanan yang akan memberi nilai tambah pada pembaca.

Situs web ini dapat menerima bentuk iklan tunai, sponsor, sisipan berbayar atau bentuk kompensasi lainnya.

Kompensasi yang diterima dapat mempengaruhi konten iklan, topik atau posting yang dibuat di situs ini. Konten itu, ruang iklan atau pos mungkin tidak selalu diidentifikasi sebagai konten berbayar atau sponsor.

Pemilik situs web ini dapat diberi kompensasi untuk memberikan opini tentang produk, layanan, situs web dan berbagai topik lainnya. Meskipun pemilik situs web ini menerima kompensasi atas posting atau iklan kami, kami selalu memberikan pendapat, temuan, keyakinan, atau pengalaman jujur ‚Äč‚Äčkami mengenai topik atau produk tersebut. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan di situs ini murni penulisnya. Setiap klaim produk, statistik, kutipan atau representasi lain tentang suatu produk atau layanan harus diverifikasi dengan produsen, penyedia atau pihak yang bersangkutan.

Situs web ini tidak mengandung konten cara memakai jilbab pashmina ala natasha farani yang mungkin menimbulkan benturan kepentingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *