cara memakai jilbab segi empat simple dan modis part 3

Posting mengenai cara memakai jilbab segi empat simple dan modis part 3 terdiri dari beberapa artikel, mengenai jilbab. Beberapa link di laman ini merupakan link afiliasi. Ini berarti jika Anda mengklik link dan membeli barang tersebut, pemilik website ini akan mendapatkan komisi afiliasi.

Cari Busana Muslimah ya di Hijabenka

grosir Jilbab Instan dengan aneka model yang tidak ribet untuk berbusana muslim. Dapatkan Hijab Instan dengan harga sesuai dengan dana anda di Hijabenka.
Hijabenka.com adalah situs belanja fesyen wanita muslim terkemuka di Indonesia.
Hijabenka menjual lebih dari 200 produk dari lokal dan desainer jilbab instan ternama guna setiap gaya para hijabers yang beragam.

Kami menyediakan produk fesyen bermutu dengan harga sesuai dengan kantong yang bermacam jenis dari pakaian muslimah, gamis/abaya, jilbab, basic, aksesori, sepatu, dan tas.
Komitmen kami adalah memberikan cara belanja online yang menyenangkan, tidak susah, dan dapat dipercaya melalui produk terbaru dan penawaran menarik setiap harinya.
Situs Hijabenka.com juga menawarkan beragam keuntungan seperti kemudahan pengembalian produk sampai 30 hari setelah barang diterima, pengiriman gratis, pelayanan bayar di tempat, dan hari yang sama dikirim.
Untuk melihat lihat produk atau koleksi pakaian muslimah bisa lihat disini

5 macam Jilbab yang Harus diketahui Pemakai Jilbab

Hijab Segi Empat

Model hijab ini adalah jenis hijab paling banyak dan pasti sudah kamu miliki. Jenis hijab ini lebih beragam dari segi motif dan kain, sehingga memudahkan kamu untuk padu padan. Dibandingkan hijab model bergo, hijab segi empat merupakan hijab yang paling diminati para remaja.

Hijab Pashmina

Jilbab pashmina merupakan hijab dengan model persegi panjang. Hijab ini cocok untuk kamu yang suka berkreasi. Karena cukup panjang, kamu dapat melilitkannya beberapa kali. Hijab pashmina juga biasanya bahan dari material yang ringan seperti chiffon dan voile. Jadi, walaupun dililitkan berulang-kali, kulit kepalamu nggak akan merasa gerah!

Hijab Scarf Panjang

Sedikit tidak sama dengan pashmina yang cukup lebar, jilbab scarf panjang tidak begitu lebar. Sehingga, kamu harus lebih kreatif dalam menggunakannya. Biasanya, hijab scarf panjang di Mix and Match dengan ciput serta atasan turtleneck agar selalu tertutup.

Hijab Spandex

Jilbab spandex cocok sekali buat kamu yang mempunyai banyak kegiatan di luar rumah, sebab bahan spandex dikenal mampu menyerap keringat dengan optimal. Teksturnya yang licin dan seperti dengan bahan sutra menjadikannya nyaman untuk digunakan. Selain itu, materialnya cukup lentur sehingga gampang untuk dibentuk sesuai keinginanmu.

Hijab Ceruti

Datang ke acara formal? This jilbab is a must! Dengan bahan yang agak mengilap dan kain yang begitu halus dan lembut, hijab ini terlihat mencolok dan mewah.

terus baca artikel cara memakai jilbab segi empat simple dan modis part 3 ini, untuk info lebih lanjut.

6 Jenis Bahan Yang Nyaman Untuk Jilbab

BAHAN SIFON

Kain sifon dapat memberi kesan elegan bagi pemakainya. Sehingga sangat pantas untuk dipakai saat menghadiri acara semi formal dan resmi.
Jika dipakai, sifon sangat nyaman digunakan karena ringan dan tipis sehingga tidak membuat gerah bagi penggunanya. Namun ada juga sebagian yang kurang suka karena kain ini licin dan kurang menyerap keringat.

BAHAN CERUTI

Bahan ceruti banyak disenangi oleh perempuan muslimah saat ini. Ceruti merupakan Jenis kain yang memiliki tekstur yang elastis, karena dalam bahan dasarnya kain ini terkandung bahan sutra yang lembut, oleh sebab itu bahan jenis ini memberikan kesan mewah dan elegan, tekstur mirip kulit jeruk dan tipis. masanya agak berat, jika dikenakan bahan terasa jatuh, sehingga tidak enteng atau melayang.

BAHAN KAOS

Kain kaos sangat nyaman dan dingin saat dipakai. Banyak muslimah yang menyukai bahan kaos karena bisa menyerap keringat dan tidak panas ketika dipakai. Bahannya yang lentur juga memudahkan serta membuat banyak para muslimah yang senang kain ini.
Kain kaos sangat gampang dibentuk dan tidak luntur ketika di cuci. Namun, kain kaos dapat juga melar jika terlalu sering dicuci.

BAHAN KATUN

Kain dari katun mempunyai jenis bahan yang dapat menyerap keringat, selain itu juga kain ini adem saat dikenakan. Perawatan jilbab dengan bahan kantun sangatlah mudah. Bahan katun juga tidak mudah kusut, tidak gampang luntur dan tidak berbulu. Sehingga, katun dapat dikatakan salah satu jenis kain jilbab yang baik.

BAHAN SPANDEX

Kain spandex mampu menyerap keringat dengan sangat baik. Sehingga, nyaman dikenakan saat cuaca panas. Teksturnya yang sangat elastis sangat mudah diatur untuk dikreasikan dengan berbagai jenis hijab. Namun, bahan spandex mudah melar jika tak dicuci dengan benar.

BAHAN JERSEY

Kain jersey merupakan kain cotton strech, halus. kain jersey memiliki ciri khusus bertesktur bahan yang tebal, serat halus dan tidak transparant, Jatuh bila dipakai dan nyaman atau dingin bila dikenakan untuk aktifitas setiap hari.

Cara Mudah Dan Efisien Untuk Merawat Jilbab

Berdasarkan jenis kain tadi, akan ditentukan bagaimana tehnik kamu merawatnya nanti. Lalu, gimana sih cara merawat hijab yang benar itu?

[ngg_images source="galleries" display_type="photocrati-nextgen_basic_slideshow" gallery_width="600" gallery_height="400" cycle_effect="fade" cycle_interval="5" show_thumbnail_link="0" thumbnail_link_text="[Show thumbnails]

 

1. Pilash dan pisahkan dulu jilbab berdasarkan bahan, warna, dan gambar yang kamu suka

Kain yang berlainan membutuhkan perlakuan yang berbeda. Dan seharusnya kamu memisahkan setiap kain saat mencucinya terutama bahan kaos. Warna-warna yang luntur juga harus dipisahkan agar tidak merusak hijab yang lain. Sementara saat menyimpan, kamu pisahkan saja sesuai dengan hijab mana yang paling jadi favoritmu agar mudah saat akan mengambilnya.

2. Jangan sembarangan memilih sabun cuci, beberapa bahan hijab nggak boleh kena detergen

Semua kain kecuali kaos , Jangan terkena detergen dan sebagai penggantinya pakai air sabun biasa. Khusus untuk hijab yang berpayet malah harus dicuci menggunakan sampo, yang telah dilarutkan dalam air. Bahan sutra juga tidak boleh menggunakan detergen, cuci dengan larutan air sampo aja.

3. Merendam hijab tidak boleh terlalu lama, cukup sekadarnya saja.

sebaiknya tidak merendam hijab terlalu lama, kamu sebaiknya langsung mencuci dan menjemurnya. Dapat juga direndam pakai air hangat jika bahannya tebal, untuk yang tipis sebaiknya menggunakan air dingin saja untuk merendamnya.

4. Daripada mengandalkan mesin cuci lebih baik kucek pakai tangan sendiri

Jangan menggunakan mesin cuci untuk mencuci hijabmu karena ternyata mengakibatkan merubah warna, terutama yang berbahan sifon. Akan lebih baik kalau dikucek dengan tangan sendiri dan secara perlahan menguceknya. Untuk bagian pet (yang empuk-empuk itu) jilbab instan dan ciput jangan dikucek, cukup dicelupkan saja.

5. Menjemur hijab nggak boleh di bawah terik matahari.

Jangan menjemur terkena matahari langsung. Jemurlah di tempat yang rindang atau cuma diangin-anginkan saja. Untuk jilbab yang berpayet tidak boleh diperas bagian payetnya saat menjemur. Jangan menjemur jilbab dalam posisi terlipat karena dapat menyebabkan bekas sabun atau lipatan.

6. Suhu setrika pun jangan kepanasan, harus disesuaikan dengan jenis dan tekstur bahan

Gunakan lah setrika bersuhu rendah atau gunakan kain atau kertas untuk penghalang panas di atas kain jilbab. Sedangkan untuk hijab berpayet dan kaos gunakanlah suhu sedang, jangan terlalu panas karena bahan kaos mudah melar dan tertarik. Perhatikan juga kalau ada payet, bordir dan hiasan lainnya, sebaiknya jangan kena setrika, untuk kain yang tidak mudah kusut, Sebaiknya tidak disetrika.

7. Penggunaan jarum pentul dan cara menggunakannya harus benar-benar tepat

Gunakan jarum pentul atau peniti yang sangat tajam dan tusukkan pada tempat yang tepat, sehingga tidak perlu menusukknya berulang-ulang. Pastikan juga peniti tidak berkarat karena bisa merusak jilbab.

8. Menyimpan hijab menggunakan hanger atau gantungan, menyimpan dengan melipat bisa membuat rusak dan kusut

Cara menyimpan jilbab yang bagus adalah dengan menggantungnya agar tidak lekas kusut. Kamu bisa menggunakan hanger komplement, gantungan handuk, hanger ikat pinggang, harm pant hanger, hingga rak sepatu gantung.

Video Tutorial/Cara Memakai Jilbab

Referensi : Hijabenka

share artikel cara memakai jilbab segi empat simple dan modis part 3 ini agar teman anda memperoleh manfaat dengan membacanya.

DISCLOSURE

Beberapa link di website ini adalah link afiliasi. Ini berarti jika Anda mengklik link dan membeli barang tersebut, pemilik situs ini akan menerima komisi afiliasi. Apapun, pemilik situs ini hanya merekomendasikan produk atau layanan yang akan memberi nilai tambah pada pembaca.

Situs web ini dapat menerima bentuk iklan tunai, sponsor, sisipan berbayar atau bentuk kompensasi lainnya.

Kompensasi yang diterima dapat mempengaruhi konten iklan, topik atau posting yang dibuat di situs ini. Konten itu, ruang iklan atau pos mungkin tidak selalu diidentifikasi sebagai konten berbayar atau sponsor.

Pemilik situs web ini dapat diberi kompensasi untuk memberikan opini tentang produk, layanan, situs web dan berbagai topik lainnya. Meskipun pemilik situs web ini menerima kompensasi atas posting atau iklan kami, kami selalu memberikan pendapat, temuan, keyakinan, atau pengalaman jujur ‚Äč‚Äčkami mengenai topik atau produk tersebut. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan di situs ini murni penulisnya. Setiap klaim produk, statistik, kutipan atau representasi lain tentang suatu produk atau layanan harus diverifikasi dengan produsen, penyedia atau pihak yang bersangkutan.

Situs web ini tidak mengandung konten cara memakai jilbab segi empat simple dan modis part 3 yang mungkin menimbulkan benturan kepentingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *